Site icon CasaNinesSegovia

Tahun Gemilang: Sambutan Ceria Hondo, Selamat Tinggal Cooz

CasaNinesSegovia – Sejarah NBA telah berlangsung selama 80 musim, dan Boston Celtics mencatatkan 18 gelar juara terbanyak di liga. Salah satu momen penting dalam perjalanan mereka terjadi pada musim 1962-63, ketika Bob Cousy, yang telah mengumumkan pensiun, bermain dalam musim terakhirnya bersama Celtics. Cousy, yang dikenal sebagai superstar pertama tim ini, meninggalkan warisan luar biasa, termasuk menjadi kapten tim dan meraih enam gelar juara NBA.

Selama musim yang sama, John Havlicek, yang dipilih sebagai pegawai nomor sembilan dari Ohio State, memasuki skuat Boston. Havlicek kemudian menjadi kapten tim, meraih delapan gelar juara NBA, dan menjadi pemimpin pencetak angka franchise dengan total 26.395 poin. Musim 1962-63 menjadi spesial karena kedua pemain ini berkolaborasi dalam membantu Celtics mengamankan gelar juara kelima secara beruntun.

Celtics mengakhiri musim reguler dengan rekor terbaik di liga, yaitu 58-22. Bill Russell terpilih sebagai MVP untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Dalam playoff Timur, Celtics menghadapi Cincinnati Royals yang dipimpin oleh Oscar Robertson. Meski tampil mengesankan, Celtics berhasil menembus Final setelah melewati serangkaian pertandingan ketat.

Di NBA Finals, Celtics kembali bertemu Los Angeles Lakers. Setelah mengamankan dua kemenangan di kandang, Celtics mengalami tantangan berat di game kelima. Namun, dengan semangat juang yang tinggi, termasuk kembalinya Cousy setelah cedera, Celtics akhirnya keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ketat. Keberhasilan tim ini bukan hanya menambah koleksi gelar, tetapi juga mengukuhkan posisi Celtics sebagai franchise teratas dalam sejarah NBA.

Exit mobile version