Karhutla Kalbar Terus Berlanjut, 370 Hektare Lahan Terbakar

CasaNinesSegovia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di Provinsi Kalimantan Barat. Hingga Jumat, 4 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 370 hektare lahan masih dalam keadaan terbakar.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 802,17 hektare. Dari luas tersebut, sebanyak 432 hektare telah berhasil dipadamkan. Dalam siaran pers yang diadakan pada hari yang sama, Berton merinci bahwa saat ini terdapat 61 titik api aktif di kabupaten tersebut, dengan total lahan yang terbakar mencakup luas yang signifikan.

Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian yang serius, mengingat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain kondisi cuaca yang kering dan kurangnya koordinasi dalam pengelolaan lahan. Untuk itu, BNPB bersama beberapa instansi terkait terus berupaya melakukan pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Kebakaran ini tidak hanya mengganggu ekosistem, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. Oleh karena itu, penanganan dan kolaborasi antara berbagai stakeholder menjadi sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga saat ini, upaya pemadaman masih terus dilakukan, dan masyarakat dihimbau untuk tetap waspada serta melaporkan jika melihat titik api baru. BPBD bersama BNPB akan terus memantau kondisi terkini dan memberikan informasi lebih lanjut terkait kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.